Kenali Bahaya dan Efek Samping Cream Meronah untuk Kulit

Banyak orang mencari solusi cepat untuk memutihkan kulit wajah mereka, dan cream pemutih seperti cream meronah sering kali menjadi pilihan. 

Namun, sebelum Anda terburu-buru menggunakan produk semacam itu, penting untuk memahami potensi resikonya. 

Cream meronah, seperti banyak produk pemutih kulit lainnya, dapat memiliki efek samping dari yang ringan sampai yang serius. 

Salah satunya adalah risiko iritasi kulit yang dapat menyebabkan kemerahan, gatal-gatal, bahkan ruam kemerahan pada kulit. Beberapa orang juga mengalami reaksi tidak cocok terhadap bahan-bahan yang terkandung dalam cream ini.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan berbagai efek samping yang mungkin ditimbulkan dari cream tersebut.

Efek Samping Cream Meronah

Cream meronah apakah aman? Krim wajah asal Kab. Bandung tersebut ternyata sudah BPOM dan dipastikan aman tidak mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau hidroquinon.

Meskipun begitu, ada sebagian pengguna yang justru mengalami reaksi efek samping dan tidak nyaman pada kulit mereka.

Penyebabnya adalah karena tidak semua orang cocok dengan kandungan formula di dalam cream meronah atau karena cara penggunaannya yang salah.

Berikut potensi efek samping yang mungkin timbul akibat penggunaan cream meronah pada kulit:

Iritasi Kulit

Iritasi kulit merupakan salah satu efek samping yang dapat terjadi dari penggunaan produk pemutih kulit seperti cream meronah. 

Bahan kimia yang digunakan untuk mencerahkan kulit bisa terlalu keras bagi beberapa jenis kulit, terutama yang sensitif sehingga menyebabkan reaksi negatif. 

Iritasi ini bisa bervariasi, mulai dari kemerahan ringan hingga rasa gatal yang intens, atau bahkan sensasi terbakar pada kulit. 

Hal ini terjadi karena kulit merespon agresif terhadap bahan-bahan tertentu dalam cream yang dianggap berbahaya oleh sistem pertahanan tubuh. 

Sebaiknya segera hentikan pemakaian produk jika mengalami masalah ini.

Memicu Jerawat

Bagi kulit yang tidak cocok, cream meronah juga dapat memicu pertumbuhan jerawat pada wajah.

Jerawat biasanya terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh sebum, minyak alami kulit, sehingga terjadi pertumbuhan bakteri jerawat.

Masalah ini khususnya terjadi pada mereka yang memiliki jenis kulit berminyak atau kombinasi. 

Kulit Semakin Kering

Penggunaan cream meronah juga bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kering. 

Banyak produk pemutih kulit bekerja dengan mengurangi produksi melanin, namun proses ini bisa secara tidak sengaja mengganggu keseimbangan kelembaban alami kulit. 

Kulit yang sehat membutuhkan sejumlah minyak alami untuk menjaga kelembapan dan melindungi diri dari faktor eksternal seperti sinar matahari dan polusi. 

Saat bahan-bahan dalam cream meronah merusak lapisan alami ini, kulit tidak dapat mempertahankan kelembapan sebaik sebelumnya. Mengakibatkan kekeringan dan rasa tidak nyaman seperti sensasi ketarik dan kulit terasa kasar. 

Sensitivitas Kulit Meningkat

Cream meronah mengandung bahan formula yang berguna untuk mencerahkan kulit wajah. 

Akan tetapi hal ini akan mengurangi lapisan melanin kulit dan membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap sinar UV matahari. 

Melanin bertindak sebagai pelindung alami terhadap sinar matahari. Dan penurunan kandungan melanin berarti kulit lebih mudah terbakar matahari, yang bisa meningkatkan risiko kerusakan kulit termasuk penuaan dini. 

Karena itu, Anda perlu menggunakan sunscreen secara rutin setiap kali beraktivitas di siang hari.

Kulit yang Mengelupas Berlebihan

Efek samping cream meronah yang terakhir adalah terjadinya pengelupasan kulit secara berlebihan.

Pengelupasan kulit setelah memakai krim pemutih wajah sebenarnya kondisi yang wajar karena ini adalah proses eksfoliasi kulit dibutuhkan agar tampilan kulit menjadi lebih cerah.

Tetapi jika terjadinya berlebihan dan kulit terasa tidak nyaman, itu tandanya kulit tidak cocok dan penggunaan cream harus dihentikan.

Masalah ini wajib diwaspadai khususnya jika Anda mempunyai jenis kulit sensitif yang rentan dengan bahan-bahan aktif tertentu.

Lanjutkan membaca: 4 Efek Samping Bedak Kelly dan Tips Menguranginya

Tips Memakai Cream Meronah dengan Aman

Kali ini kita akan membahas berbagai tips memakai cream meronah dengan aman agar terhindar dari efek sampingnya:

Lakukan Tes Patch

Sebelum menggunakan cream meronah secara menyeluruh, lakukan uji coba produk terlebih dahulu. 

Oleskan sedikit krim pada area kulit yang kecil dan tersembunyi, seperti bagian belakang telinga atau dalam lengan. Tunggu selama beberapa jam. 

Jika kulit cocok, Anda dapat melanjutkan pemakaiannya. Jika terjadi iritasi atau reaksi alergi, hentikan penggunaan.

Gunakan Secara Bertahap

Mulailah dengan mengaplikasikan cream dalam jumlah kecil dan tidak setiap hari, misalnya 2-3 kali seminggu. Ini akan membantu kulit Anda beradaptasi. 

Jika tidak ada reaksi negatif sama sekali dan kulit tampak lebih cerah dan lembab, selanjutnya Anda bisa memakainya setiap hari.

Hindari Paparan Matahari Langsung

Bahan aktif dalam cream pemutih Meronah bisa membuat kulit Anda lebih sensitif terhadap sinar matahari. 

Selalu gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 saat keluar rumah untuk melindungi kulit dari kerusakan UV yang bisa memperburuk kondisi kulit.

Perhatikan Kebersihan

Pastikan tangan Anda bersih sebelum mengaplikasikan cream untuk menghindari transfer bakteri ke wajah. Juga, jangan berbagi cream dengan orang lain untuk menghindari kontaminasi dari tangan orang lain.

Perhatikan Masa Kadaluwarsa Produk

Gunakan cream meronah sesuai masa kadaluwarsa. Produk yang sudah kadaluarsa bisa kehilangan efektivitasnya dan bahkan berpotensi membahayakan kulit.

Nah, itu dia potensi efek samping cream meronah pada kulit wajah serta beberapa tips yang dapat diterapkan untuk membantu menguranginya.

Jadi, apakah Anda sudah  pernah memakai krim pemutih wajah lokal tersebut atau belum?

Dyah Laras
Dyah Laras

Dyah laras adalah salah satu kontributor di Cosmokha.com. Ia memiliki passion dalam menulis artikel SEO, press lereases, skrip iklan dan skrip cerita untuk Youtube dan sosial media.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *